Polisi  

3 Pelaku Pemerasan Berhasil di Amankan Polsek Teluk Meranti  

banner 120x600
Spread the love

Brantaspos.com, Pelalawan – Polsek Teluk Meranti jajaran Polres Pelalawan Polda Riau, berhasil mengungkap perkara Dugaan Tindak Pidana Pemerasan di wilayah hukumnya, Rabu (13/12/2023).

Tempat Kejadian di Halaman rumah Korban Ernawati (43) warga di Jalan Lintas Bono, Jembatan Merawang RT 003 RW 009 Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Kejadian, terjadi pada hari Minggu (3/12/2023) sekira pukul 08.00 WIB.

Pelaku diketahui, UTIL dan kawan-kawan, tercatat warga Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Teluk Meranti Iptu Rahmad Wahyudi, S.H menjelaskan, kronologis kejadian,
Pada tanggal 1 Desember 2023 Pukul 11.00 WIb Korban berada dirumahnya. Tiba-tiba datang pelaku, meminta korban untuk datang ke warung di dekat Jembatan Sidar.

Saat itu, pelaku  tidak terima dan tercemar nama baiknya oleh Korban. Karena telah dituduh sebagai pencuri.

Atas hal tersebut maka korban meminta maaf kepada Pelaku. Tetapi, pelaku tidak terima dan mengancam dengan berkata “Bisa saja aku bakar rumah kalian, saya tidak mau kata minta maaf saja. Harga diriku tidak sama dengan20 juta. Kalian ngertikan maksud aku, aku aku kasih  2 hari,” Kemudian, pelaku pergi meninggalkan tempat tersebut.

Pada hari, Minggu (3/12/2023) sekitar jam 08.00 WIB, pelaku datang lagi bersama dengan 2 orang temannya. Melihat kedatangan pelaku, korban segera mendatangi pelaku.

Saat itu, pelaku langsung berkata dengan suara keras dan nada yang marah, ” Bagaimana janji kalian kemarin”.  Karena merasa takut akhirnya, korban menyuruh anaknya untuk mengambil Rp.5 juta rupiah dan uang tersebut langsung diberikan. Pelaku, menolak dengan berkata, ” Enggak kalian bayar 20 juta sesuai janji enggak apa-apa, tapi kalian terima nanti resikonya.

Karena merasa takut dengan ancaman pelaku, maka Korban berkata ” Kalau uang 20 juta tak ada, tapi ada honda kami,” dan langsung di jawab pelaku, “Mana Hondanya lihat dulu, ada ngak suratnya,”.

Melihat kondisi Sepeda Motor Honda Vario warna putih BM 6069 IH dan memegang STNK kendaraan tersebut barulah, pelaku mengambil uang Rp 5.000.000 lalu menghidupkan sepeda motor dan meninggalkan tempat tersebut. Sambil berkata, “Pegang STNK ini, Besok aku jemput,”.

Langsung pergi meninggalkan tempat kejadian dengan membawa uang 5 juta rupiah dan 1 unit sepeda motor milik korban.

“Atas kejadian tersebut pelopor mengalami kerugian 10 juta rupiah dan melaporkan ke Polsek Teluk Meranti guna pengusutan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan laporan tersebut, Poslek Teluk Meranti langsung melakukan penyelidika. Diketahui pelaku sedang berada di Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolsek Teluk Meranti Iptu Rahmad Wahyudi, S.H., M.H bersama Personil Unit Reskrim dan Unit Intel Polsek Teluk Meranti segera berangkat menuju tempat  pelaku berada.

Hari Rabu (13/12/2023), pelaku terlihat berada di pelabuhan untuk naik Speed akan menuju Kuala Kampar. Maka Kapolsek Teluk Meranti bersama Personil Polsek Teluk Meranti dibantu Personil Polsek Rangsang Polres Kepulauan Meranti langsung mengamankan pelaku.

Juga turut diamankamn seorang laki-laki lainnya berinisial P alias Ipin. Saat di interogasi di TKP penangkapan, pelaku mengakui perbuatannya dan mendapatkan dari pemerasan Rp 5 juta rupiah.

Sebesar Rp 500 ribu, diberikan kepada P alias Ipin, menemani pelaku saat melakukan pemerasan.

“Pelaku bersama rekanya berjumla dibawa ke Polsek Rangsang guna dimintai keterangan. Sekarang pelaku berjumlah 3 orang sudah berada di Polres Pelalawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tandas Kapolsek.

Dalam penangkapan kasus pemerasan di wilayah Kecamatan Teluk Meranti dapat apresiasi dari Camat Teluk Meranti, Raja Eka Putra, S.Sos.

“Kita mengapresiasi Kapolsek Teluk Meranti atas pengungkapan kasus Curas dan pemerasan yg sering terjadi di Kecamatan Teluk Meranti,” ujar Camat singkat.***